Rabu, 29 September 2021

Ibu Rumah Tangga yang Berdaya


Ibu Rumah Tangga yang Berdaya


   Sebuah sayembara catatan perempuan telah diusung oleh Ibu Profesional dalam rangka menyambut perhelatan besar bagi para perempuan hebat, para ibu dan calon ibu, yaitu Konferensi Ibu Pembaharu. 


   Mengangkat satu tema mengenai kebanggaan sebagai seorang ibu rumah tangga dari beberapa tema yang semuanya juga apik, aku ingin menyampaikan bahwa ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang membanggakan, terutama bagi pasangan dan anak-anak, dengan segala macam bentuk pekerjaan di dalamnya.



Mengenal Ibu Profesional


   Flashback sejenak saat pertama kali mengenal Ibu Profesional, yaitu sekitar akhir tahun 2019, melalui unggahan seorang teman di media sosial, yang berisi dokumentasi tentang sebuah kegiatan komunitas Ibu Profesional. Mungkin aku termasuk telat mengetahui adanya wadah hebat ini, tapi tentu saja tidak ada kata terlambat untuk berkenalan dan belajar di Ibu Profesional. 


   Keputusanku untuk mendaftarkan diri dan bergabung dengan Ibu Profesional tidaklah salah. Aku bahkan sempat berpikir, kemana saja aku selama ini sampai tidak mengetahui adanya sebuah komunitas bagi para perempuan untuk mencari dan berbagi ilmu.


   Sampai sekarang pun, masih banyak para perempuan, para ibu dan calon ibu, yang semangat untuk bergabung bersama teman-teman yang sudah lebih dahulu menjadi bagian dari Ibu Profesional. Seperti halnya diriku, yang baru mendapatkan sinyal frekuensi keberadaan Ibu Profesional di Foundation 8 - mungkin Allah sudah tetapkan waktu yang tepat kapan aku siap bergabung dan mengikuti Ibu Profesional.



Masalah Jadi Tantangan 


   Ada yang menarik buatku saat mengenal yel-yel Ibu Profesional ketika memasuki masa matrikulasi, terutama pada potongan lirik berikut:


"What's your problem? No problem"

"What? Challenge! Protect yourself"


   Lirik sederhana ini penuh makna dan membangkitkan semangat bahwa seorang perempuan sebagai ibu maupun calon ibu tidak perlu terlalu dalam khawatir terhadap sebuah masalah, namun bagaimana caranya kita berusaha menjadikan masalah itu sebagai tantangan untuk mencari solusi terbaik.


   Ini terjadi seperti saat aku memutuskan untuk berhenti bekerja sebagai karyawan yang sudah kujalani selama 13 tahun. Pilihan yang dilematis kala itu. Selama satu tahun aku memikirkan dan menimbang, lalu berdiskusi dengan pasangan apakah harus berhenti atau tetap melanjutkan bekerja. Sampai akhirnya aku mengatur strategi baru untuk menghadapi kebiasaan baru, menguatkan niat dan tekad untuk kemudian mengundurkan diri dari pekerjaan kantor dan memilih untuk fokus sebagai ibu rumah tangga.


   Sedih? Kecewa? Menyesal? Takut tak berpenghasilan? Ini adalah pilihan dan semua pilihan ada konsekuensi yang tentunya harus dijalani. Mencari solusi terbaik untuk kebaikan bersama, karena sebenarnya menjadi ibu rumah tangga sudah dimulai sejak menikah. Bukan perkara mudah juga saat harus membagi pikiran dan tenaga antara kantor dan rumah. Ini juga membutuhkan komitmen, kerjasama dan kesabaran. 


   Namun kita memilih sebagai ibu rumah tangga full time, bukan berarti menjadi tidak bisa berdaya. Sejak berhenti bekerja dan menjalani rutinitas domestik, aku ternyata bisa menyisihkan waktu untuk melakukan kegiatan berdagang, dan aku lakukan itu dari rumah saja. Bahkan kemudian aku pun bisa mengembangkan diri dengan berkomunitas. 


   Disinilah ada peran serta Ibu Profesional yang membawaku menjadi lebih dari sekedar ibu rumah tangga biasa menjadi seorang ibu yang dapat berkembang dan menghasilkan dari rumah untuk dunia, yaitu dunia di luar lingkup sebuah rumah tangga. 


   Ibu Profesional membuka pandanganku bahwa ternyata banyak sekali hal yang belum aku ketahui dan dapatkan. Disinilah aku mulai mendapatkan teman-teman baru yang mempunyai satu frekuensi, satu visi dan misi, dalam mengembangkan diri sebagai seorang perempuan dengan bahagia.



Nilai-nilai pada Ibu Profesional bagi Ibu Rumah Tangga


   Melalui Ibu Profesional, aku, para ibu dan calon ibu lainnya, dalam hal ini ibu rumah tangga, dikenalkan tentang nilai-nilai manfaat yang diharapkan akan selalu dimiliki dan dijalankan sepanjang hidup. Aku merasa ini suatu pedoman yang harus dilakukan agar tetap berdaya, yaitu belajar, berkembang, berkarya, berbagi, dan berdampak.

   

   Ibu Profesional menggandeng kita untuk menjadi seseorang yang selalu ingin belajar, mencari ilmu serta mengasah bakat dan kemampuan diri. Lalu dengan ilmu dan bakat yang dimiliki itu, kita diajak untuk berusaha mengembangkannya agar apa yang kita pelajari dapat menghasilkan sebuah karya, bukan hanya untuk disimpan sendiri. 


   Dengan begitu, kita pun juga dapat berbagi tentang ilmu dan kemampuan yang kita miliki, beserta karya yang dihasilkan. Sehingga diharapkan nantinya membawa dampak baik dan manfaat yang berkelanjutan kepada keluarga, orang lain atau masyarakat luas. Tentu saja, tetap mengingat diri dan melakukan dengan bahagia.



Ibu Profesional dan Perubahan Baik


   Hal yang paling aku rasakan adanya perubahan dari proses belajar di Ibu Profesional ini antara adalah seperti mendapatkan ilmu berkomunitas, ilmu berkomunikasi, ilmu parenting yang selama ini hanya aku ketahui dari bacaan dan teori. Tentu banyak juga ilmu pengetahuan lainnya yang didapatkan melalui perkuliahan di Institut Ibu Profesional, seperti saat di Perkuliahan Bunda Sayang. Akan ada perkuliahan tahap berikutnya yang akan lebih menantang dan bisa membawa perubahan lebih dalam proses pengembangan diri, yaitu pada perkuliahan Bunda Cekatan, Bunda Produktif dan Bunda Shaleha.


 Sebagai ibu rumah tangga, dengan ilmu yang didapatkan itu, aku juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan passion yang selama ini hanya menjadi konsumsi pribadi, yaitu dalam hal menulis. Memberanikan diri untuk mencoba menghasilkan beberapa buku antologi bersama teman-teman penulis lainnya merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagiku. 


   Bahwa menjadi ibu rumah tangga, tidak serta merta membuat kita diam dalam sebuah kotak dengan keterbatasan berkarya, asalkan kita mau berusaha menjalankan nilai-nilai yang terkandung pada Ibu Profesional tadi. 



Bangga Menjadi Ibu Rumah Tangga 


   Pada dasarnya, semua perempuan itu hebat pada bidangnya masing-masing. Nah, di rangkaian acara Konferensi Ibu Pembaharu yang dilaksanakan bulan Desember nanti, kita akan diajak untuk melihat, mengetahui dan mengenal lebih dekat dengan Ibu Profesional, juga bagaimana para perempuan-perempuan hebat di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri yang tergabung didalamnya, memiliki kekuatan, kemampuan, keahlian dan karya yang hebat dan juga mengagumkan, walaupun mereka seorang ibu rumah tangga. 


   Menjadi ibu rumah tangga adalah sebuah anugerah dari Allah yang patut disyukuri dan dijalankan dengan bahagia. Aku bangga bisa mendapat kesempatan untuk selalu membersamai keluarga dan anak-anak dengan segala macam suka dan dukanya, dengan segala bentuk keriweuhan dan kehebohannya. Membawa diri dan keluarga menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi diri pribadi juga orang lain menjadi satu kebanggaan dan kebahagiaan yang tak ternilai harganya.



Penutup


   Konferensi Ibu Pembaharu akan hadir sebagai acara menyambut satu dekade Ibu Profesional, yang mana telah banyak memberikan perubahan-perubahan baik kepada para Ibu di Indonesia. Disinilah akan ada para ibu-ibu pembaharu -- yang juga para ibu rumah tangga -- yang mampu merubah masalah menjadi sebuah tantangan, yang kemudian menjadi sebuah solusi untuk menjadi lebih baik dan tetap dalam jalur yang bahagia. 



Salam Ibu Profesional!




#darirumahuntukdunia

#sayembaracatatanperempuanKIP2021

#konferensiibupembaharu2021

#konferensiibupembaharu

#1dekadeibuprofesional

#semestakaryauntukindonesia

#ibuprofesionaluntukindonesia

#ibuprofesional

#sayaiburumahtanggadansayabangga









Bundles of Stories - Simplicity Writing

Waktu itu Berharga

    Aku menutup buku catatan harianku setelah selesai menuliskan rencana kegiatan untuk esok hari. Ini satu diantara kegiatan di akhir har...