Minggu, 11 April 2021

Persiapan Menyambut Ramadhan

Allahu Akbar, Masya Allah, beberapa hari lagi kita memasuki bulan Ramadhan. Dan tahun ini adalah tahun kedua dimana bulan Ramadhan masih berada dalam kondisi pandemi Covid-19. Dan tahun ini pun, bulan Ramadhan akan kami jalankan lebih banyak waktu di kota tempat suami, ayahnya anak-anak, sedang dinas bekerja. Dan alasan lain pun karena sekolah anak-anak sampai sekarang ini masih mengadakan proses kegiatan belajar dan mengajar melalui sistem online.

Bicara tentang menyambut bulan Ramadhan, mengenai apa persiapan yang dilakukan beberapa hari atau beberapa minggu sebelum dimulainya ibadah berpuasa juga sholat tarawih, tentunya setiap orang dan keluarga mempunyai cara dan pilihannya masing-masing. Adanya banyak orang yang berada dalam satu rumah, tentunya beragam pula keinginan masing-masing anak.


Jadi apa dong persiapannya? Mungkin bisa saya jabarkan beberapa hal tentang euforia menyambut bulan Ramadhan, khususnya yang kurang lebih terjadi pada keluarga kami. di bawah ini. Ini bukan suatu keharusan atau hal mutlak, tapi sepertinya beberapa orang ada yang melakukan hal yang sama denganku dan keluarga. 


Cek cek hutang puasa tahun lalu


Biasanya, dalam waktu menjelang datangnya bulan Ramadhan, aku akan menghitung kembali banyaknya puasa wajib di tahun lalu, apakah sudah semua tergantikan atau belum, walaupun jauh-jauh hari sudah kuhitung dan menggantinya. Ketahuan banget ya kalau mengganti atau membayar puasanya mepet-mepet dengan bulan Ramadhan hehe… 😊 Nah, ini tentu saja jangan ditiru ya.


Menyiapkan diri untuk beribadah lebih baik


Klise kelihatannya, ya. Well, tapi ini memang benar adanya. Menyiapkan diri disini adalah dengan berusaha menjaga selalu kesehatan dan kebugaran tubuh agar nantinya dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik tanpa rasa lapar dan haus. Apalagi saat ini musim pandemi masih belum selesai, tentu saja hal ini penting sekali untuk lebih menjaga protokol kesehatan, seperti menjaga selalu kebersihan diri, menjaga pola makan, asupan air putih dan vitamin secukupnya. Jika tubuh sehat, pastinya tubuh juga akan siap untuk beribadah puasa, sholat tarawih, tadarus/mengaji dan hal lainnya.


Mencoba mengatur dan memperhitungkan anggaran belanja saat bulan Ramadhan.


Bulan Ramadhan terkadang juga jadi PR bagi ibu rumah tangga, dan juga bapak rumah tangga (dalam hal ini sebagai penyokong dana kebutuhan rumah 😁) untuk mengatur pengeluaran. Tak jarang kita jumpai bahwa saat bulan Ramadhan, segala kebutuhan sepertinya menjadi lebih meningkat. Bisa kita ambil contoh pada hidangan saat berbuka puasa. Ups 🤭 seperti tersentil jadinya. Kebanyakan orang akan menyiapkan makanan berbuka puasa dengan menu yang lebih lengkap. Jika biasanya makan malam mungkin hanya nasi, lauk pauk, sayur dan buah, di bulan Ramadhan ini, level hidangan makanan akan naik sedikitnya satu tingkat hehe, sebut saja tambahannya ada kue-kue, makan kecil serta minuman hangat dan minuman segar. Namun, tidak semua orang seperti ini ya ✌, tapi kebanyakan atau rata-rata demikian, hmm… kayaknya termasuk aku dan keluarga 😅. So, ada baiknya coba mencatat kira-kira apa saja yang diperlukan, mungkin bisa mengatur menu sehat selama 30 hari untuk diri sendiri juga keluarga, agar pengeluaran pun bisa lebih terkontrol dan tidak lapar mata.


Menyiapkan kegiatan seru untuk anak-anak


Bulan Ramadhan biasanya juga akan disambut dengan gembira oleh anak-anak. Kita pun bisa menyiapkan kegiatan atau aktivitas seru dan menarik bagi anak. Misalkan, membuat tabel 30 hari untuk bermain sambil mengajarkan anak-anak beribadah puasa, sholat, tadarus maupun dalam berbuat baik sehari-hari. Disini mereka bisa mengisi tabel tersebut sesuai kewajiban yang telah mereka lakukan, dan kemudian akan kita hitung saat berakhirnya bulan Ramadhan konsistensi dan komitmen mereka dalam beribadah. Memberi apresiasi berupa barang jika mereka lancar dan baik beribadah, boleh-boleh saja dan bisa didiskusikan bersama. Jangan lupa juga untuk mengingatkan kembali kepada anak tentang seluk beluk ibadah di bulan Ramadhan, seperti berpuasa, sholat fardhu dan sunnah tarawih, mengaji, zakat dan sedekah.


Poin-poin diatas adalah hal-hal umum, yang secara garis besarnya mungkin banyak juga dilakukan orang lain, selain keluarga kami 😊. Semua ini dimaksudkan agar kita mempunyai persiapan yang baik, dimulai dari kesehatan tubuh sendiri dan lingkungan, serta mempertebal keimanan diri agar ibadah di bulan Ramadhan dapat kita laksanakan dengan hati sukacita, senang dan lancar.



Referensi:

Fbg KLIP

Canva



#Aprilke11

#KLIP

#TemaTantanganMenulis 

#KelasLiterasiIbuProfesional #KelasLiterasiIbuProfesional2021

#ibuprofesional2021

#ibuprofesionalforindonesia

#semestakaryauntukindonesia


Selasa, 23 Maret 2021

Sebuah Buku : Set Yourself Free

Salah satu buku koleksi saat sekolah dahulu adalah buku Set Yourself Free : How to Unlock the Greatness Within You, yang ditulis oleh Sandy Krauss. Judul buku ini memang berbahasa Inggris, namun yang saya miliki ini sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, dengan judul Set Yourself Free : Kiat Praktis Mencapai Sukses di Masa Depan. Jika tidak salah ini buku sekitar tahun 1999 dengan tebal buku sekitar 180-190 halaman. Tidak terlalu tebal dan tidak juga tipis menurut saya. 


Tidak tahu mengapa dahulu saya membeli buku ini. Mungkin karena buku pengembangan diri sejenisnya seperti Chicken Soup suka saya baca, sehingga tertarik untuk membaca buku ini. Kalau dilihat sekilas dari judul bukunya, sepertinya terkesan berat, ya. Kiat praktis mencapai sukses di masa depan. Tapi jika coba mengikuti dan membaca lembar demi lembar, sebenarnya buku ini cukup enak dan ringan dibaca. Bisa dilihat dari daftar isinya dahulu, yang diantaranya adalah tentang bagaimana mengenal dan mencintai diri sendiri, lalu bagaimana menciptakan masa depan sendiri, percaya dan tidak menyerah serta bagaimana mensyukuri perjalanan hidup kita. Yang paling suka saya ulang-ulang adalah di bagian akhir halaman, yaitu di bagian khusus mengenai 30 tehnik membangun harga diri. 


Menurut saya, yang termasuk sebagai seseorang dengan tingkat kepercayaan diri rendah dan mempunyai rasa minder, buku pengembangan diri ini cukup bisa menemani dan membuat saya belajar untuk mencintai dan bersyukur lebih akan adanya diri ini. Ini bukan buku cerita atau kumpulan cerita inspiratif layaknya si Chicken Soup, tapi buku ini memberikan pengertian dan penyemangat untuk kita dalam menjalani hidup. Bagaimana kita bisa memulai dengan mengingat dan menuliskan setiap harinya, hal-hal apa yang membuat kita harus bersyukur atas hidup ini. Kemudian menyadari hal apa saja yang harus kita lupakan di masa lalu sebagai pembelajaran, untuk melangkah ke depan dengan pikiran positif dan tidak pantang menyerah.


Memang, semua itu dimulai diri sendiri dahulu, mau berubah menjadi pribadi yang lebih baik atau tidak. Mindset bahagia dan pikiran positif yang harus selalu ditanamkan, serta tidak lupa untuk selalu bersyukur di setiap hal kejadian yang kita alami. Melakukannya pun mungkin tidak langsung sekaligus, namun bertahap dan konsisten. Karena untuk menjadi seseorang yang sukses di masa depan, sudah jelas dibutuhkan jiwa yang mau untuk selalu percaya dan yakin akan kekuatan dalam diri sendiri. 


Oya, seperti yang saya sebutkan tadi sebelumnya, di halaman-halaman bagian akhir ada bagian khusus tentang 30 tehnik membangun harga diri, yang mana ketigapuluh tehnik yang dituliskan itu sungguh hal-hal yang sederhana, namun jika dilakukan terus-menerus, tentunya bisa membawa hasil yang baik dan membuat diri kita merasa lebih baik dari sebelumnya. Di lain waktu mungkin akan saya sampaikan 30 tehnik tersebut. For sure, buku ini kesayangan saya sekali, dan sepertinya saat sekarang ini akan sulit memperolehnya sebab sudah terlalu lama. Jadi, tak ada salahnya membaca buku pengembangan diri seperti ini, dengan tujuan sebagai pengingat diri dan pembangkit semangat menuju kesuksesan diri untuk cinta dan cita 😊.




Referensi:

Buku Set Yourself Free : Kiat Praktis Mencapai Sukses di Masa Depan, Sandy Krauss

Foto dari bukalapak.com

Buku Pribadi



#tulisanchindis

#bukuchindis

#setyourselffree

#KLIP

#Maretke22





Bundles of Stories - Simplicity Writing

Waktu itu Berharga

    Aku menutup buku catatan harianku setelah selesai menuliskan rencana kegiatan untuk esok hari. Ini satu diantara kegiatan di akhir har...